Diet alkali mungkin sudah familiar di memori beberapa atau
sebagian besar sista sista semua ya. Memang diet ini sebenarnya sudah pernah
nge tren pada sekitar tahun 2012. Diet ini pada dasarnya adalah diet yang
bertujuan menyeimbangkan kadar pH dalam tubuh kita, karena tubuh akan menjadi
gampang terkena penyakit jika bersifat asam. Kita ketahui bahwa ukuran pH
dimulai dari 0 yang berarti benar – benar asam, pH 7 yang berarti netral hingga
pH 14 yang berarti benar – benar basa. Ini yang paling penting sis, tubuh kita
tidak hanya memiliki satu ketentuan pH saja, jadi setiap organ memiliki ukuran
pH nya sendiri dalam fungsinya. Misalnya, perut yang harus dalam kadar pH
antara 1,35 – 3,5. Perut memang harus dalam kadar pH yang asam agar dapat
membantu proses pencernaan sis. Lain halnya lagi dengan darah kita. Darah harus
selalu dalam keadaan basa yakni 7,35 – 7,45. Tapi chill out sis, meskipun diet
berpengaruh terhadap pH urin kita makanan yang kita konsumsi tidak menentukan
tingkat pH darah kita kok. Makanan yang kita konsumsi sehari – hari kebanyakan
merupakan makanan yang bersifat asam apalagi jika sista menganut paham ‘Belum
makan kalau belum makan nasi’ nya dari negara tercinta kita bisa dipastikan 70
– 80 % makanan yang sista konsumsi merupakan makanan bersifat asam. Contoh dari
makanan yang bersifat asam adalah beras, kentang, jagung, lemak hewan, daging
sapi, daging ayam, pemanis buatan, gula, cuka masak dan susu. Tapi bukan cuma
makanan ‘Indonesia banget’ saja sis yang bersifat asam, makanan yang biasa dipergunakan
saat diet seperti zaitun, minyak nabati, oat, gandum, keju, mentega, margarine,
saus salad botolan, tiram, lobster, daging domba dan es krim pun bersifat asam
bagi tubuh kita. Dan karena banyaknya bahan makanan pokok atau makanan yang
biasa kita makan ini bersifat asam kemungkinan besar kadar asam yang dibutuhkan
dalam perut kita melebihi dari yang seharusnya kita perlukan sehingga membuat
proses pencernaan tidak dapat berjalan lancar disinilah makanan bersifat basa
mengambil tugas untuk menyeimbangkannya. Jadi sebagai penyeimbang tentunya kita
membutuhkan makanan yang bersifat basa ya sis. Nah... bagusnya diet ini sista,
asupan makanan yang dibutuhkan untuk diet adalah makanan yang bersifat basa dan
makanan basa sebagian besar bahkan hampir semua makanan bersifat basa adalah
sayuran ,buah – buahan dan produk olahannya, kacang – kacangan dan biji –
bijian. Antara lain adalah bayam, wortel, mentimun, terong, bawang putih,
alpukat, pisang, anggur, jeruk, lemon, minyak zaitun, cuka apel, rempah, sirup maple,
madu organik, teh herbal teh hijau bahkan air putih saja bersifat basa sis. Tapi yang sangat dan sangat dianjurkan dalam diet alkali ini 90% adalah sayuran
hijau seperti kubis, mentimun, selada, selada air, kacang polong, seledri dan
wheatgrass yang lagi ngetren buat kalangan sista yang giat – giatnya menerapkan
pola hidup sehat dengan makanan organik ya sis.
Selain menurunkan berat badan, beberapa situs juga mengklaim
bahwa diet ini dapat menyembuhkan arthritis, diabetes, kanker, dan memperlambat
proses penuaan. Ada juga yang menyebutkan bahwa diet ini dapat mengurangi
resiko osteoporosis. Namun menurut laman id.wikipedia.org manfaat ini belum bisa
dipastikan karena belum adanya penelitian yang menunjukkan hasil signifikan
tentang pengaruh sayuran dan buah – buahan dalam penurunan resiko osteoporosis.
Ada pula pendapat – pendapat yang mengemukakan bahwa diet ini berpengaruh
terhadap metabolisme hormone pertumbuhan, pengecilan otot dan menyebabkan nyeri
punggung meskipun belum ada bukti yang mutlak untuk membenarkan hipotesa ini. Yang
jelas karena diet ini menganjurkan kita mengkonsumsi lebih banyak sayur dan
buah buahan apalagi sayuran hijau, sejauh sista melakukan diet ini dengan benar
dan wajar saya rasa tidak akan berpengaruh buruk bahkan akan memberikan manfaat
untuk tubuh sista. Well, just keep good work.

0 comments:
Post a Comment